• 24

    Jul

    Katanya Iqbal Nggak Cocok Menjadi Pemeran di Film Dilan

    Foto dari instagram @falconpicture_ Saya lupa kapan pertama kali ngabisin baca novel dalam sekali duduk. Ntah itu novel berat atau ringan. Yang saya ingat terakhir kalinya baca novel sampai habis itu beberapa tahun yang lalu, waktu membaca buku Taj Mahal karangan John Shors. Setelah itu, sepertinya saya belum membaca lagi novel sampai selesai. Belum ada yang menarik hati, jadi seringnya saya tinggalin ketika novel yang saya baca itu baru separuh jalan. Terutama jika alur ceritanya sudah mudah ditebak, banyak typo dan temanya standar. Apalagi sekarang, sehari-hari nggak bisa lepas dari gadget. Baca buku jadi sebuah kegiatan yang sangat istimewa buat saya. Tapi dari pada saya nggak baca buku sama sekali, gadget memang jadi pilihan terbaik untuk melepas penat. Contohnya, sekarang saya lebih
  • 12

    Apr

    Membohongi Hati dengan Lagu

    Sepertinya udah lama banget nggak bikin playlist lagu-lagu yang berkesan buat saya. Lagu-lagu yang punya kenangan khusus jika mendengarnya. Lagu-lagu yang saya sukai tentunya :) Lagu-lagu yang mungkin saya kadang nggak ngerti artinya. Tapi saat mendengarkannya..berbagai emosi keluar begitu aja..ketawa, senyum, nangis, marah, kesel, tenang, biasa saja..dan luapan perasaan yang bisa saya keluarkan dengan mendengarkan lagu-lagu itu. Ini ada beberapa lagu yang sering saya putar: The Parachute - The Mess I Made > Lagu ini entah kenapa bikin saya bisa melepaskan amarah dan rasa kesel di hati. Dan juga bikin saya nangis. 30 Second to Mars - From Yesterday > Lagu ini juga sama..saya bisa merasakan rasa ‘puas’.. rasanya ada masalah yang perlahan hilang waktu saya ikut berny
  • 9

    Nov

    Ada Calung di Gempita Bulan Bahasa

    Acara Gempita Bulan Bahasa yang berlangsung pada hari Jumat, 4 November 2011 bertempat di Padepokan Jazz Syndicate Rumah Kata Bogor di Indraprasta ini benar-benar menakjubkan buatku, walaupun hanya sebagian yang bisa saya ikuti. Selain karena saya belum pernah melihat performa langsung music jazz, yang di suguhkan oleh seorang musisi jazz international yaitu Pak Idang Rasjidi dan bandnya. Yang menarik band jazz pak Idang ini di isi oleh anak-anaknya sendiri yang tentu saja permainan mereka itu benar-benar keren, Shadu di Drum, Shaku di Bass, Ticco di Gitar, dan ada juga mba Sastrani sebagai penyanyi yang memiliki suara indah menambah konser music jazz semakin keren. Saya juga mendapatkan hiburan dan pembelajaran hidup dari seorang Pak Idang Rasjidi. Bahwa kita tidak boleh sombong da
-

Author

Melly Feyadin
melly_feyadin@yahoo.com

Blogger || Bogor || Lampung || #DetikBlogger || Instagram/Twitter >> @melfeyadin www.melfeyadin.web.id

Follow Me

Search

Postingan