Mengapa Kita Butuh Mobil MPV?

31 May 2017

Mudik

Piknik Foto: @wawaraji

Pernah kepikiran enggak mengapa sekarang orang-orang lebih memilih beli mobil dari pada beli rumah? Saya pernah berdiskusi dengan seorang teman soal fenomena ini. Tepatnya sih mungkin bukan berdiskusi, tapi lebih ke arah nyinyir alias obrolan enggak sehat (katanya sih karena iri, enggak bisa ikut-ikutan beli mobil) alias nge-rumpi, nge-gosip, ghibah… ya whatever-lah ya, pokoknya itulah. Hahaha.

Enggak, sejujur saya enggak iri, justru saya senang melihat orang-orang disekeliling saya, terutama teman-teman saya, sudah punya mobil. Jadi kalau bepergian kemana-mana, mereka enggak perlu repot pesan taksi, sewa mobil, atau terlihat semrawut bila naik angkot, bus, atau transportasi umum lainnya. Kasihan juga sih kalau anaknya banyak, 3-4 orang yang mungkin masih kecil. Repot pastinya, belum lagi kalau bawaan barangnya juga banyak, orangtua ikut, mertua ikut, adik ipar dan keponakan ikut, atau mungkin sekalian pengasuhnya, tetangganya juga. Wah, ngebayanginnya aja saya sudah riweuh alias pusing bin ribet. Hehe.

Terus saya bersama teman berpikir seperti ini, mengapa mereka enggak beli rumah dulu daripada mobil. Mereka lebih memilih nyewa/ngontrak rumah perbulan plus angsuran mobil setiap bulan. Daripada nyicil bayar rumah dan mungkin nyewa mobil sesekali buat jalan, karena pemakaian mobil mereka enggak setiap hari, mobil nangkring doang di garasi. Sementara yang makin kita miris, lagi-lagi jatuhnya dibilang nyinyir itu adalah, mereka (enggak semua sih) mempertimbangkan beli mobil itu bukan karena sesuai kebutuhan, misal buat usaha, atau supaya jika bepergian bisa muat banyak anggota keluarga, tapi karena untuk gaya alias gengsi.
Belum lagi katanya, ukuran seseorang terlihat sukses (kaya) atau enggaknya itu bisa dilihat dari apakah dia sudah memiliki mobil atau belum. Jadi, saat pulang kampung dia bisa bawa mobil buat pamer. Errgg, enggak begitu juga, kan? Hehe.

 Mudik ke Kampung

Mudik ke kampung. Foto @wawaraji

Tapi mobil yang sering mereka beli itu tipe city car yang harganya murah, yang daya muat penumpangnya sedikit, cuma bisa empat orang (yang penting punya mobil). Kenapa ya enggak sekalian beli mobil MPV yang kapasitasnya besar, jadi enggak perlu nambah pengeluaran lagi, musti sewa mobil satu lagi atau pinjem tetangga supaya semuanya terangkut.

Padahal, jika kita telaah lagi, kebutuhan untuk membeli mobil itu seharusnya bukan karena gengsi doang. Harus dipikirkan betul kegunaannya untuk apa, manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari apa? Tapi ya itu, terserah mereka sih, mungkin mereka punya perhitungan dan pertimbangan sendiri menapa lebih mendahulukan membeli mobil daripada kebutuhan tempat tinggal. Hehehe.

Ehm, tapi ngomong soal mobil, sebenarnya mobil seperti apa sih yang kita butuhkan? Kalau menyimak cerita di atas, sepertinya sayang banget ya punya keluarga besar tapi mobil yang dibeli justru enggak cukup untuk mengangkut semua anggota keluarga yang lainnya. Ya, jika ditelisik lagi. Orang-orang di negara kita ini kan masyarakatnya kekeluargaan banget. Kalau jalan-jalan, wisata ke suatu tempat, sukanya bareng-bareng, ngajakin keluarga, tetangga, atau teman-teman dekatnya. Saat waktunya mudik lebaran juga seperti itu, suka janjian sama yang satu kampung buat pulang bareng, supaya ongkosnya lebih murah. Atau, patungan beli bensin, bayar tol, kapal laut, atau keperluan lain selama perjalanan.

Di Indonesia sekarang kan sudah banyak ya, mobil tipe MPV (Multi Purpose Vehicle) dari berbagai merek. Tapi harganya itu mungkin masih enggak sesuai untuk ukuran budget keluarga kebanyakan yang penghasilannya mungkin belum cukup untuk membeli mobil tipe itu. Sementara sebagian masyarakat untuk kalangan menengah, hanya mampu membeli mobil keluarga kecil untuk aktivitas di dalam kota, yang daya muat penumpangnya juga sedikit.

Tapi ada enggak sih mobil keluarga tipe MPV yang lebih lega, bisa muat banyak penumpang dan barang, tapi harganya ramah untuk semua kalangan? Serta, spesifikasinya memenuhi kriteria mobil impian kebutuhan keluarga Indonesia banget. Banget di sini kayak harga dan cicilannya terjangkau, fitur dan aksesorinya lengkap, tampilannya modern, keren dan mewah, ukurannya besar, kuat, sehingga tahan banting di semua kondisi jalanan yang enggak rata di dalam maupun di luar kota. Tahu sendiri kan, kondisi jalanan di negara kita ini, berkelok-kelok bahkan naik-turun bukit, banyak jenglokan juga. Dan yang paling utama adalah mobil itu harus memberikan rasa nyaman dan keamanan keselamatan saat berkendara.

Jadi, orang-orang seperti yang saya ceritakan di atas itu enggak terlihat “nanggung banget deh lo beli mobil, tapi anak-anak dan keluarga lo masih enggak merasa nyaman karena mobilnya terasa sempit. Karena saya pernah merasakan seperti itu saat diajak piknik bersama keluarga teman, kaki sampai kram karena enggak bisa bergerak. Yang seperti itu kan justru kadang membahayakan driver dan juga penumpang, karena memaksakan kapasitas, sehingga mobil enggak kuat sebab beban berlebihan. Pengap, apalagi kalau lagi terjebak macet di tol dengan cuaca yang panas ekstrim. Arrgghh!

Maceeet

 


TAGS Mobil MPV mudik lebaran mobil keluarga lebih lega #LebihLEGA


-

Author

Melly Feyadin
melly_feyadin@yahoo.com

Blogger || Bogor || Lampung || #DetikBlogger || Instagram/Twitter >> @melfeyadin www.melfeyadin.web.id

Follow Me

Search

Postingan